Pada posting sebelumnya telah diulas tentang bacaan shalawat fatih dan shalawat nariyah. Kali ini kita akan membahas Shalawat Badar yang sangat terkenal itu. Shalawat yang terdiri dari 28 bait tersebut dinamakan juga “Shalawah Badriyah”.
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya!” (al-Ahzab: 56).
Shalawat Badar: Bacaan, Video dan Sejarah Singkatnya
Pro Kontra Shalawat Nariyah
Pada posting sebelumnya telah diulas tentang bacaan shalawat fatih. Kali ini kita akan membahas shalawat nariyah.
Shalawat Nariyah ini banyak tersebar dan diamalkan di kalangan kaum muslimin. Dengan suatu keyakinan, siapa yang membacanya 4444 kali, hajatnya akan terpenuhi atau akan dihilangkan kesulitan yang dialaminya. Berikut bacaan shalawat nariyah:
Bacaan Shalawat Fatih
![]() |
| Bacaan Shalawat Fatih |
Bagi orang yang mau membacanya terus-menerus selama empat puluh hari, Allah akan menerima tobat atas semua dosanya. Jika shalawat fatih ini dibaca seribu kali
Shalawat Cinta Nabi Adam Kepada Hawa
![]() |
| Shalawat Cinta Nabi Adam Kepada Hawa |
Lalu, Allah menciptakan Siti Hawa dari tulang rusuk Nabi Adam a.s. Kemudian Nabi Adam mengarahkan pandangannya ke atas dan terlihatlah olehnya satu makhluk Allah yang lain dari dirinya. Ia seorang wanita cantik jelita yang karenanya Allah SWT memberikan rasa syahwat kepada Nabi Adam. Sujudlah Nabi Adam kepada Allah, dan bertanya,“Duhai Tuhanku, siapakah gerangan ini?”
Keistimewaan Shalawat Nabi
![]() |
| Keistimewaan Shalawat Nabi |
Pertama, shalawat mengandung tawassul kepada Allah Swt. dengan perantara kekasih dan pilihan-Nya. Allah Swt. telah berfirman: "Dan carilah wasilah (untuk) rnenuju kepada-Nya," sementara tidak ada washilah kepada-Nya yang lebih dekat dan lebih terhormat daripada rasul-Nya.
Rahasia Bacaan Shalawat Nabi Yang Masyhur
![]() |
| Bacaan Shalawat Nabi |
Pengertian Shalawat Nabi
![]() |
| Pengertian Shalawat Nabi |
Menurut Al-Khalil dalam Mu’jam Maqayis al-Lughah, kata shallu berasal dari akar kata shalah, yang merupakan bentuk tunggal dari shalawat, yang berarti menyebut yang baik, ucapan yang mengandung kebajikan, doa, dan curahan rahmat. Ibnu Abbas berkata,"Yushallun (bershalawat) artinya yubarrikun (memberi berkah)." Dan, barakah atau keberkahan berarti bertambah dan berkembang.
Senada dengan hal itu, KH. A. Warson Munawwir dalam Kamus AI-Munawwir menjelaskan bahwa kata shalla bermakna da'a, artinya berdoa. Sedangkan Shallallahu 'ala Muhammadin an-Nabiyyi artinya semoga Allah memberikan berkah dan rahmat kepada Nabi Muhammad Saw.
Subscribe to:
Posts (Atom)







